Tampilkan postingan dengan label pemilu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemilu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Juni 2014

Surat Pemecatan Beredar, APPK: Prabowo Harusnya Didiskualifikasi




Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Pengacara Pengawal Konstitusi mengatakan calon presiden Prabowo Subianto seharusnya didiskualifikasi menyusul beredarnya surat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang merekomendasikan pemecatan Prabowo.

Inisiator APPK Ridwan Darmawan mengatakan surat yang sudah terkonfirmasi keasliannya itu berisi latar belakang serta kronologis mengapa Prabowo dikeluarkan dari dinas kemiliteran.

"Isi surat itu bahkan dengan tegas menyatakan poin-poin tindakan-tindakan indisipliner prajurit Prabowo yang telah mencemarkan nama baik Kopassus, TNI AD, ABRI, dan Bangsa Indonesia. Dengan beredarnya surat DKP, Prabowo seharusnya tidak layak lolos capres," kata Ridwan di Jakarta, Kamis (12/6/2014).

Terkait Keputusan Presiden Habibie yang hanya memberhentikan Prabowo secara hormat, lanjut Ridwan, itu karena Habibie sedang membutuhkan dukungan untuk stabilitas pemerintahannya. Apalagi, Habibie dipersonifikasikan sebagai boneka Orde Baru Soeharto.

"Elite Tim Pemenangan Prabowo-Hatta harus memahami konteks saat itu. Ini menguak fakta sebenarnya apakah Prabowo diberhentikan secara hormat atau tidak hormat," lanjut Ridwan.

Sebagai informasi, APPK sudah mengadukan KPU ke DKPP karena tidak memeriksa berkas pendaftaran bakal pasangan capres-cawapres, terutama berkas Prabowo Subianto, seperti yang diamanatkan pasal 5 huruf i Undang-undang No. 42 Tahun 2008 serta pasal 17 ayat 2 Peraturan KPU No. 15 Tahun 2014.

KPU seharusnya melakukan klarifikasi kepada Komnas HAM terkait dugaan Prabowo sebagai pelanggar HAM menjelang Reformasi 1998. APPK juga telah meminta KPU  mengklarifikasi ke Mabes TNI terkait surat pemecatan Prabowo.

Salah satu pasal itu menyatakan salah satu syarat calon presiden adalah tidak pernah melakukan perbuatan tercela. Namun, KPU rupanya hanya mendasarkan diri pada surat keterangan yang dikeluarkan kepolisian (SKCK). (*)
(Nav)

Minggu, 25 Mei 2014

Ini Jadwal Debat Capres-Cawapres di Televisi




Politikindonesia - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengagendakan 5 kali debat terbuka calon Presiden dan Wakil Presiden. Dalam acara debat untuk memperkenalkan visi-misi itu,  akan ditayangkan langsung di stasiun televisi nasional.

Kepada pers di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (24/05), Komisioner KPU Sigit Pamungkas, mengatakan dalam menggelar debat ini, KPU bekerja sama dengan televisi pemerintah dan swasta, bakal menggelar debat capres-cawapres.

Kerjasama antara KPU dengan stasiun televisi ini dalam upaya memberikan informasi mendalam kepada rakyat Indonesia mengenai visi-misi kandidat capres dan cawapres yang akan bersaing pada Pilpres, 9 Juli mendatang. "Ini untuk menyebarkan informasi yang lebih luas soal capres dan cawapres," ujar Sigit.

Sigit menyebutkan, debat tesebut akan dilakukan sebanyak lima kali pada masa kampanye Pilpres. Debat dibagi 2 bagian yang terdiri atas 2 kali debat untuk para capres, 2 kali debat cawapres, dan 1 kali debat untuk pasangan capres dan cawapres.

Dijelaskanm keputusan KPU berdasarkan hasil undian, ditetapkan bahwa pada 8 Juni 2014 debat capres akan ditayangkan oleh SCTV. Lalu 15 Juni 2014, debat cawapres ditayangkan oleh Metro TV. Sedangkan pada 22 Juni 2014, debat capres diselenggarakan oleh TV One.

Berselang beberapa hari, pada 29 Juni 2014 debat cawapres ditayangkan oleh RCTI. Kemudian jadwal terakhir, debat pasangan capres-cawapres sekaligus penutupan masa kampanye akan ditayangkan Kompas TV dan TVRI, pada 5 Juli 2014.

Kendati  beberapa stasiun televisi nasional atau swasta sudah ditentukan, KPU juga menetapkan bahwa mereka harus tetap berbagi siaran untuk ditayangkan kepada stasiun yang tak bekerjasama dengan KPU.

Dengan debat terbuka ini, diharapkan masyarakat dapat memahami betul visi dan misi yang diusung pasangan capres tersebut dan menentukan pilihan yang terbaik sesuai hati nurani mereka untuk Indonesia yang lebih baik.
(ron/rin/kap)

Sabtu, 22 Februari 2014

Posko Partai Nasdem Aceh diberondong tembakan M-16


Reporter : Afif | Minggu, 16 Februari 2014.


Merdeka.com - Kekerasan menjelang Pemilu di Aceh kembali terjadi. Kali ini menimpa Posko Partai NasDem di serang oleh OTK di jalan Line Exxon Mobil desa Kunyet Mule, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (16/1) terjadi sekira pukul 04.20 WIB.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, menjelang Subuh Posko Nasdem didatangi oleh dua orang pelaku. Kedua pelaku itu menggunakan motor Mio tanpa nomor polisi.

Dengan menenteng sepucuk senjata laras panjang jenis M 16 dan A1. Seketika kedua pelaku itu menembak ke seluruh arah posko. Lantas satu di antara mereka masuk kedalam posko dan menendang pintu serta menodong kader Nasdem.

Selain itu pelaku juga menganiaya korban bernama Adnan Sahril (27), Saipul Junaidi (28) dan Sarkawi (31). Ketiganya kader Nasdem yang bermalam di posko tersebut.

"Pelaku langsung melarikan diri ke arah rumah Cut Mutia," kata ketua Pembina Partai NasDemAceh, T Pribadi pada merdeka.com via telepon.

Penyerangan terhadap posko Nasdem di Aceh Utara itu tidak menimbulkan korban jiwa. Ketiga korban hanya mengalami memar dan lecet-lecet.

Pribadi juga meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, persoalan ini akan terus berlarut dan terus terjadi bila tidak dintindak.

"Kita takutkan ada provokator yang bermain di Aceh, kami tidak pernah mengganggu orang lain, makanya kami minta polisi usut sampai tuntas," tutupnya.
[ian]

Kamis, 14 November 2013

"KASUS ANAS DIKRIMINALISASI KPK ATAS PERINTAH SBY"



Fb @MATANEWS.com

1. Kita bahas tentang kasus anas urbaningrum ya..dimana KPK_RI kemarin tiba2 geledah rumah anas dan rumah pergerakan.

2. Penggeledahan KPK selama 11 jam itu berhasil menyita sejumlah buku bacaan surat yasin yg sampulnya bertuliskan nama anas urbaningrum.

3. Penggeledahan KPK juga menyita sebuah surat dari seorang pegawai KPK yg pernah dikirimkan ke anas.

4. Mungkin ada kandungan rahasia besar dalam buku yasin dan surat pegawai KPK tsb sampai2 harus disita KPK. Wallahualam..KPK kan sakti hehe.

5. Kita sdh pernah bahas kenapa anas harus dijadikan TSK pada 23 Feb 2013 lalu. SBY langsung yg telp Samad dan BW : anas harus jadi TSK !

6. Pada tgl 23 Feb 2013 lalu SBY sdh sangat panik karena meski sdh tekan KPK dari depan Kabah, Mekah, Saudi Arabia, eh KPK tetap gagal.

7. Sudi dan TBS sdh bolak balik minta KPK segera TSK kan anas. Cari apa saja alat bukti yg bisa digunakan. Kalau ga ada ya rekayasa aja.

8. Pokoknya Anas harus TSK secepat mungkin. Titik ga pake koma ! Samad sampai 6 X suruh penyidik KPK bolak balik cari bukti korupsi anas.

9. Sampai2 penyidik2 KPK balas ngamuk kepada Samad : “Pak Ketua, KPK ini institusi hukum bukan institusi politik !” Protes mereka ke samad.

10. Wajar para penyidik KPK marah dan protes pada Samad yg hampir tiap waktu ditelp istana yg tanyakan kapan Anas jadi TSK.

Rabu, 31 Juli 2013

NasDem sebut konvensi Demokrat cuma bikin rusuh partai lain


Reporter : Randy Ferdi Firdaus                                                                      Selasa, 30 Juli 2013


Kader potensial Nasional Demokrat (NasDem) Endriartono Sutarto ditawari untuk ikut dalam konvensi capres Partai Demokrat oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menanggapi hal itu, Nasdem geram dan menuding Demokrat sudah mengobrak-abrik internal partai lain.

Wakil Sekjen Nasdem Willy Aditya menilai, tawaran Demokrat kepada Endriartono Sutarto sebagai ajang menculik tokoh-tokoh partai. Pasalnya, konvensi tersebut mensyaratkan agar setiap peserta untuk menanggalkan partai sebelumnya.

"NasDem menjadikan itu hak politik Pak Endriartono sepenuhnya. Soalnya bukan di internal NasDem tapi Demokrat yang rusuh dengan mengobrak-abrik partai lain," ujar Willy saat dihubungi, Selasa (30/7).

Oleh karena syarat itu, menurut Willy, konvensi yang digelar Demokrat layaknya ajang pencarian bakat. Dia juga menilai, bahwa partai berlambang Mercy itu terkesan krisis kepercayaan diri karena grasak-grusuk merekrut kader parpol lain, bukan mencarinya dari figur-figur internal sendiri.

"Konvensi bukan Indonesian Idol, tapi mekanisme internal untuk mencari potensi di antara kader Demokrat sendiri. Bukan kader partai lain dirusuhi dengan memberikan angin surga," terangnya.

Meski begitu, jika memang kemudian Endriartono tertarik untuk mengikuti konvensi, lanjut dia, NasDem dipastikan tidak akan menghalangi langkah politiknya. Willy menambahkan, pihaknya sepenuhnya akan mengembalikan pilihan itu kepada Endriartono yang saat ini menjabat Anggota Dewan Pembina Partai NasDem.

"NasDem menjadikan itu hak politik pak Endriartono sepenuhnya. Karena kita belum mengatur perkara tersebut," tegas dia.

Diketahui, Endriartono Sutarto mengaku telah ditelepon oleh Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Jero Wacik untuk ikut konvensi capres Demokrat. Namun hingga kini, dirinya belum memutuskan untuk menerima atau menolak tawaran itu.
[hhw]

Kamis, 07 Maret 2013

Berminatkah anda menjadi wakil rakyat ?


Setahun lagi pemilu akan berlangsung. Keriuhan dan kesibukkan aktivitas parpol meningkat keras. Partai mempublikasikan pencarian bakal caleg yang diperlukan dimedia cetak maupun media elektronik. Disini ada pertanyaan yang mengganjal dihati . Kenapa partai mencari bakal caleg dari luar ? Kenapa tidak mencari dari internal partai ? Kalau dari internal tidak ada atau kurang barulah cari dari luar .Tapi dengan pendekatan  budaya timur bukan dipublikasikan dimedia begitu .   Lakukan pendekatan pribadi . Terasa akan lebih elegan .Juga akan lebih baik hasil dan dampaknya ..
You might also like:

Sabtu, 02 Maret 2013

Siapakah pengganti Anas ?


Seminggu setelah Anas mengundurkan diri, pengganti Ketua Umum Demokrat ini masih belum ditentukan oleh Majelis Tinggi partai . Ada  kabar angin yg berembus  telah disiapkan lima orang kader calon pengganti Anas . Yaitu Soekarwo , Jaro Wacik , Saan Mustafa , Marzuki Alie, Ibas . Tapi ada juga kabar selentingan ada pihak yang meminta dilaksanakan KLB untuk menentukan pengganti Anas sesuai AD/ART . Mereka menolak pengganti ketua umum ini ditentukan Majelis Tinggi partai .Mereka menginginkan penggantian melalui pelaksanaan Kongres Luar Biasa  Jalan manakah yang akan ditempuh Demokrat ? . Kita tunggu saja .

Kamis, 28 Februari 2013

Mungkinkah Anas masuk partai lain ?


Sekarang Anas telah patah arang dengan Demokrat. Bagi dia Demokrat tinggal kenangan masa lalu . Sebagai tokoh politik muda usia yang cemerlang ditanah air akan  sia2 kalau dia berdiam diri  setelah berhenti jadi Ketua Umum Demokrat . Bagi Anas tentu tidak sulit untuk mendapatkan partai lain tempat dia melanjutkan karir politiknya .Performance dia dimata politikus sangat baik . Setelah pengumuman pengunduran dirinya dari Demokrat banyak sekali tokoh2 lintas parpol yang menyambanginya dirumah . Partai manakah yang akan dimasukinya ? Hal ini tentu segera akan ditentukannya . Pemilu telah dekat tinggal hitungan bulan .. Terdengar kabar angin banyak partai yang menginginkannya bergabung. Partai manakah yang akan dimasukinya ?. Kita tunggu saja .